Jualbibitpepaya – Bisa dibilang, kalau bibit pepaya merupakan bibit yang lazim ditemukan di Indonesia. Bibit buah yang berasal dari Meksiko Selatan ini punya beberapa kelebihan, di mana salah satunya adalah dapat bertumbuh dengan cepat. Bibit pepaya sendiri punya banyak varian. Salah satunya adalah bibit pepaya Bangkok. Varian bibit pepaya ini merupakan salah satu varian yang banyak diincar petani.

Deskripsi Singkat Bibit Pepaya Bangkok

Sesuai namanya, bibit pepaya ini merupakan bibit yang berasal dari Bangkok, Thailand. Adapun buah yang dihasilkan bibit ini punya bentuk yang sama dengan pepaya pada umumnya. Hanya saja, ukuran buah dari bibit ini jauh lebih besar dibanding pepaya pada umumnya.

Bibit ini sendiri kini bisa ditemukan di mana saja. Salah satunya di situs www.jualbibitpepaya.com. Di situs ini, Anda bisa mendapatkan bibit pepaya Bangkok yang berkualitas baik. Tak hanya itu, Anda juga akan mendapatkan konsultasi gratis bila membeli bibit di situs tersebut.

Keunggulan Bibit Pepaya Bangkok

Seperti yang disebutkan sebelumnya, kalau buah yang dihasilkan bibit ini jauh lebih besar dibanding bibit pepaya lain. Hal itu menjadi keunggulan tersendiri dari bibit pepaya satu ini. Selain besar, buah bibit ini juga ukuran berat yang cukup besar, di mana tiap buahnya punya berat sebesar tiga kilogram.

Buah bibit ini sendiri punya kulit buah hijau kekuningan. Kulit buahnya sendiri tergolong tipis, sehingga disarankan untuk tidak mengupas kulitnya saat mengonsumsi buah pepaya ini. Daging buahnya sendiri berwarna kejinggaan. Rasa buah ini sangat manis dan lumayan berair. Selain Kandungan gizinya pun juga banyak, di mana buah bibit ini punya kandungan flavonoid; karoten; serat; vitamin C; dan sejumlah kandungan gizi lainnya.

Harga jualnya sendiri tergolong tinggi, karena buah dari bibit pepaya ini banyak dicari berbagai pihak. Buah ini sendiri memang banyak dijual dan ditemukan baik di pasar tradisional maupun di supermarket. Buah dari bibit ini juga sering dijadikan bahan kosmetik bagi para pelaku industri kecantikan.

Tak hanya dari buah yang dihasilkannya, bibit ini juga punya keunggulan dari segi pertumbuhannya. Bibit pepaya Bangkok mampu bertumbuh dengan baik, entah itu di dataran tinggi maupun rendah. Bibit ini juga bisa bertumbuh di kondisi cuaca apa pun, baik itu panas maupun hujan.

Saat Anda menanam benih ini, Anda tak lama-lama menunggu masa panen. Pasalnya, Anda bisa memanen hasil bibit ini 9 bulan setelah bibit ini ditanam. Saat panen tiba, bibit ini punya periode panen selama 10 hari sekali. Dengan begitu, Anda pun bisa memanen hasil bibit ini tiap 10 hari sekali atau 3 kali dalam sebulan.

Tips Menanam Bibit Pepaya Bangkok

Ada sejumlah tips yang harus Anda turuti bila hendak menanam bibit ini. Tips-tips ini dilakukan agar bibit ditanam secara baik dan benar, sehingga nantinya bisa menghasilkan buah yang baik dan berkualitas. Adapun sejumlah tips tersebut adalah:

  • Pilih Lahan yang Benar

Salah satu kelebihan dari bibit ini adalah mampu tumbuh di lahan dataran tinggi ataupun rendah. Meskipun begitu, bukan berarti Anda bisa menanam bibit ini sembarangan. Anda harus memilih lahan yang benar untuk bibit ini, agar hasil bibit ini bisa lebih maksimal.

Dalam memiilih lahan, pastikan lahan berada di dataran rendah atau tinggi dengan ketinggian di atas 700 sampai 1.000 mdpl. Pastikan area lahan tersebut punya curah hujan sebsar 1.000 hingga 2.000 mm pertahun; bersuhu udara maksimum 22 sampai 26 derajat celcius; dan punya tingkat kelembaban sebesar 40 persen. Pastikan pula hembusan angin di sekitar lahan tidak terlalu kencang, agar pertumbuhan bibit ini tidak terhambat oleh hembusan angin.

Pasikan juga lahan belum pernah dipakai untuk menanam bibit pepaya lainnya. Sebab, jika Anda memakai lahan yang sudah dipakai bibit pepaya lain, maka bibit pepaya Bangkok yang Anda tanam akan terserang nematode atau cacing gilig. Cacing tersebut nantinya akan membuat daun pepaya Bangkok menjadi kuning, layum dan akhirnya mati. Bila sudah terlanjur dipakai, Anda harus menyiramkan Pestona ke lahan tersebut, utamanya di bagian lubang tanam di lahan tersebut.

  • Perhatikan Kondisi Tanahnya

Sebetulnya, pepaya bisa saja ditanam di berbagai kondisi tanah apa pun. Hanya saja, alangkah lebih baik jika bibit ini ditanam di tanah dengan kondisi tertentu. Disarankan untuk memilih tanah yang punya tingkat kesuburan tinggi, gembur, dan mengandung humus yang cukup banyak. Pastikan pula tanah bisa menahan air dengan baik.

  • Perhatikan Bibit yang Dipakai

Tips ini perlu diperhatikan bila Anda membuat bibit pepaya Bangkok sendiri. Bila hendak membuat bibit sendiri, pastikan bibit diambil dari biji buah pepaya yang segar dan matang. Hal itu dimaksudkan agar bibit nantinya bisa menghasilkan buah yang segar dan juga matang.

  • Rendam dan Semailah Bibit

Setelah Anda mempunyai bibit ini—baik itu hasil buatan sendiri atau membeli dari orang lain—Anda diharuskan untuk merendam bibit ini dengan segera. Bibit tersebut haruslah direndam dalam larutan bakterisida 2cc/1 selama satu hingga dua jam. Hal itu dilakukan agar bibit terbebas dari baktei yang dapat mengancam pertumbuhannya.

Setelah direndam, tiriskanlah bibit dan semailah bibit ke dalam polybag berukuran 20 x 15 sentimeter. Sebelum diisi bibit, polybag terlebih dulu diisi oleh campuran tanah, pupuk kandang, TSP, dan bakterisida bubuk. Campuran tersebut dibuat dengan cara mengayak dua ember tanah, lalu dicampur dengan satu ember pupuk kandang. Ayak kembali campuran tersebut, lantas tambahkan 20 gram TSP yang telah dihaluskan sebelumnya. Kemudian, barulah tambahkan 30 gram bakterisida bubuk sebanyak 30 gram.

  • Jangan Disiram dengan Air yang Banyak

Seperti bibit-bibit buah lainnya, bibi pepaya Bangkok juga butuh asupan air. Meskipun begitu, Anda janganlah sembarangan saat menyiram atau memberikan air pada bibit ini. Pasalnya, bibit ini tidak tahan dengan genangan air. Untuk itu, siramlah bibit ini sewajarnya, dan jangan sampai air siraman membentuk genangan di sekitar bibit.

Anda bisa membuat saluran pembuangan atau saluran irigasi di sekitar tempat bibit ditanam. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi bila air siraman atau bahkan air hujan menggenang di sekitar tempat bibit ini ditanam.

  • Rawatlah Selalu Bibit ini, Terutama Saat bertumbuh Besar Nanti

Saat bertumbuh besar nanti, bibit ini akan rawan terserang hama. Salah satu hama tersebut adalah kutu tanaman atau yang biasa disebut tungau. Oleh karena itu, rajin-rajinlah merawat bibit ini agar tak mudah terserang hama tersebut.

Perawatan bibit ini sendiri bisa dilakukan dengan menyemprotkan pestona secara berkala. Jagalah pula kebersihan di sekitar lahan tempat bibit ini bertumbuh. Agar lebih kuat terhadap serangan hama, Anda juga dapat memberikan Natural Glio ke bibit-bbit tanaman pepaya ini.

Itulah ulasan seputar bibit pepaya Bangkok. Apakah Anda tertarik untuk membeli dan membudidayakan bibit ini? Bila iya, Anda tinggal pesan saja ke www.jualbibitpepaya.com.