Jualbibitpepaya Pepaya California adalah varietas unggul karena memiliki buah yang sangat manis dan dapat tumbuh dalam jumlah yang banyak di satu pohon. Petani jenis pepaya ini bisa mendapatkan omset yang banyak sekali panen. Tentu saja jika mengetahui cara penanaman dan perawatannya. Oleh karena akan membuat pepaya tersebut menjadi lebat buahnya.

Apabila Anda memiliki tanaman ini di rumah dan ingin mendapatkan hasil yang banyak, ikuti cara penanaman dan perawatan pepaya ini secara benar.

Cara Menanam yang Baik dan Benar

Pepaya California yang baik akan dihasilkan dengan cara menanam yang baik dan benar. Nantinya hasil panen pepaya ini bisa sangat banyak sehingga menguntungkan Anda. Memang ada banyak hal yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan pepaya yang manis dan berbuah lebat.

Apabila Anda belum memiliki pengetahuan yang cukup dalam hal penanaman pepaya tidak perlu khawatir karena Anda bisa melihat informasinya di sini.

Ada harus mengetahui apa saja syarat tumbuhnya pepaya jenis ini, lalu cara pembibitan, penyemaian, dan mempersiapkan lahannya. Langsung saja lihat informasi mengenai hal ini.

Mempersiapkan Lahan Tanam

Mempersiapkan lahan adalah syarat utama yang harus dipenuhi pertama kali. Kesuburan lahan akan memberikan pengaruh yang sangat besar bagi keberhasilan penanaman pepaya jenis ini. Ada banyak sekali persiapan yang harus Anda lakukan, perhatikan baik-baik setiap informasi cara persiapan lahan yang baik di bawah ini.

  • Pilih tanah yang gembur supaya bisa dicangkul berkali-kali. Pencangkulan yang berulang-ulang dapat membuat unsur hara menjadi netral.
  • Kemudian jika lahan dipenuhi oleh rumput liar maka cabuti dan bersihkan semuanya. Jika tidak, akan membuat proses pertumbuhan jadi terganggu.
  • Apabila Anda akan menanam pepaya dalam jumlah yang banyak akan lebih baik jika membuat Fungsinya adalah untuk terjadinya pertukaran air sehingga tidak akan ada genangan pada sekitar pohon. Apabila genangan air terjadi maka pohon pepaya bisa busuk.
  • Sebelum ditanami oleh benih pepaya, buat dulu lubang tanam sebesar 50 cm. Beri jarak setiap lubangnya sekitar 2,5 m x 2,5 m.
  • Sesudah diberi bibit setiap lubangnya, timbun kembali menggunakan tanah yang telah dicampurkan pupuk kompos atau pupuk kandang. Namun jangan sampai membuat lubangnya tertutup. Sesudah itu beri air yang bersih pada setiap lubangnya.
  • Apabila ada hal-hal yang mengganggu tanah seperti batu bata, kerikil, dan sebagainya maka pindahkan dulu.

Itu di acara penyiapan lahan untuk menanam pepaya California.

Proses Pembibitan

Apabila lahannya sudah disiapkan dengan baik, sekarang Anda bisa langsung melakukan proses pembibitan. Banyak juga hal-hal yang perlu Anda ketahui untuk masalah ini.

Untuk melakukan pembibitan Anda bisa menggunakan biji dari pepaya California yang telah disemai. Anda bisa mendapatkan pepaya yang bagus di website www.jualbibitpepaya.com.

Sebelum disemai, Anda harus tahu bagaimana cara memilih bibit pepaya yang baik. Bibit pepaya yang baik adalah memiliki jenis sempurna (banci) bukan yang jantan atau betina. Bibit pepaya banci dapat berbuah lebat, besar, dagingnya tebal, dan lebat. Jika bibitnya betina akan menghasilkan pepaya yang dagingnya tipis sedangkan jika jantan tidak akan berbuah.

Biasanya, biji pepaya yang bisa berubah jadi sempurna jika ditanam berada pada bagian tengahnya. Sedangkan bagian pangkal biasanya akan berjenis jantan. Selain itu pastikan jika biji pepaya yang digunakan sudah matang dan sehat. Sesudah itu Anda baru bisa langsung melakukan langkah-langkah penyemaian dengan cara berikut ini.

  • Biji-biji dari pepaya California yang akan dijadikan bibit, rendam terlebih dahulu menggunakan air semalaman. Kemudian keesokan harinya ambil biji yang telah tenggelam sedangkan yang mengambang dibuang.
  • Selanjutnya peram semua biji yang telah dipilih memakai kain basah atau kertas karton lalu diamkan selama 1 minggu. Selama proses tersebut selalu jaga kelembaban koran atau kain yang digunakan.
  • Setelah 1 minggu berlalu biji tersebut akan menjadi benih. Benih itulah yang akan Anda gunakan untuk proses penyemaian.
  • Untuk penanaman Anda bisa menggunakan polybag. Siapkan polybag dalam jumlah tertentu lalu isi dengan tanah halus yang sudah berisi campuran pupuk kompos. Perbandingan jumlah tanah dan pupuk komposnya adalah 2 : 1.
  • Selanjutnya masukkan benih ke dalam tanahnya. Jangan lupa tutupi menggunakan tanah secara tipis saja. Lalu siram menggunakan air.
  • Simpan tanaman tersebut di tempat yang banyak sinar mataharinya supaya proses fotosintesis berjalan dengan baik. Dengan begitu bisa menghasilkan daging pepaya yang manis dan tebal.
  • Anda bisa menanam kembali bibit ketika telah berusia 1 – 1,5 bulan sesudah proses penyemaian dilakukan.

Nah, setelah proses pembibitan ini selesai masih ada pekerjaan lainnya yang harus Anda lakukan, yaitu menjaga dan merawat tanaman pepaya dengan baik. Cara perawatan paling utama adalah pemupukan, penyiraman, dan pemangkasannya.

Mari bahas satu persatu cara perawatannya.

  • Penyiraman

Jenis pepaya ini perlu disiram karena memang memerlukan asupan air yang sangat cukup, jadi tidak akan kekeringan. Pemberian air pun jangan terlalu banyak apalagi sampai menggenang. Jika hal ini terjadi maka pohon bisa busuk, begitu juga dengan buahnya.

  • Pemupukan

Kemudian perhatikan pula cara pemupukannya. Manfaat pemupukan adalah untuk membuat kesuburan tanaman dan tanah jadi terjaga. Makanya lakukan pemupukan secara rutin. Bisa dengan menggunakan pupuk kandang atau anorganik.

Pemupukan pertama harus dilakukan ketika usia tanaman telah mencapai suatu minggu. Pupuknya menggunakan 40 kg pupuk kandang untuk setiap pohonnya. Ketika mencapai 2 minggu gunakan 200 gram pupuk NPK untuk setiap pohon. Pemupukan lanjutan dilakukan ketika sudah berusia 3 bulan dengan memberikan 40 kg pupuk kandang dan 500 gram pupuk NPK. Pupuk KCl bisa Anda gunakan saat sudah mulai muncul buah.

  • Pemangkasan

Pemangkasan pada sebuah pohon dapat merangsang pertumbuhan yang lebih baik. Tentunya jika bagian yang dipangkas benar. Bagian pada pohon pepaya yang perlu untuk dipangkas adalah dahan yang mengganggu dan tunas-tunas kecil yang mulai muncul.

Jika tunas kecil dibiarkan sampai menjadi besar maka pertumbuhan pepaya ini akan kurang baik karena nutrisinya terbagi-bagi. Apabila tunasnya dihilangkan akan merangsang pertumbuhan bagian pohon utama menjadi lebih subur sehingga buah yang dihasilkan bisa banyak.

Setelah penanaman dan perawatan selesai dilakukan, selanjutnya tinggal tunggu hasil panennya. Pohon pepaya California yang baik bisa menghasilkan sekitar 20 pepaya pada satu pohon setiap panen. Apabila pepaya telah memiliki kulit yang menguning pada usia 7 sampai 9 bulan maka artinya pepaya tersebut sudah bisa dipanen.

Pepaya yang bisa dipetik atau dipanen adalah yang sudah ada dalam periode masak. Ciri-ciri pepaya yang sudah bisa diambil adalah warna kulitnya sudah jadi kuning kemerahan atau kuning saja. Jika sudah seperti itu maka biasanya dagingnya menjadi lunak seluruhnya lalu berwarna merah menyala atau kuning. Di saat ini pepaya punya air yang banyak dan rasanya manis.

Jangan ambil pepaya yang terlalu masak, ciri yang terlalu masak adalah daging dan kulitnya lembek sekali. Boleh diambil sebelum benar-benar masak apabila akan dikirimkan ke daerah yang lumayan jauh sehingga masak ketika ada dalam proses pengiriman.

Semua buah yang dipanen harus dibungkus menggunakan koran agar tidak ada memar karena gesekan. Lalu, ketika dimasukkan ke dalam keranjang, sekelilingnya harus dilapisi juga dengan koran atau daun kering.

Demikianlah informasi tentang cara menanam dan merawat pepaya California. Oh ya, jika Anda sedang cari pepaya yang matang atau bibitnya bisa kunjungi website www.jualbibitpepaya.com. Di sana Anda akan dapat yang kualitasnya bagus.