Jualbibitpepaya- Salah satu varian pepaya adalah pepaya California. Varian pepaya ini merupakan hasil temuan dari peneliti dari IPB. Mulanya, buah pepaya ini bernama pepaya Calina. Sayangnya, banyak orang yang salah menyebutkan nama buah ini, sehingga buah ini pun kini bernama pepaya California.

Varian buah pepaya ini punya keunggulan dari buahnya yang berukuran tidak terlalu besar, sehingga buah ini bisa dikonsumsi bahkan oleh seorang diri saja hingga habis. Bibit pepaya ini juga bisa tumbuh di kondisi tanah mana pun, utamanya yang berhumus dan sedikit berpasir.

Keunggulan lainnya adalah minimnya risiko gagal panen, sehingga Anda tak perlu takut mengalami gagal panen. Kuantitas yang dihasilkan saat panen pun sangat tinggi. Di tiap panennya, Anda bisa mendapatkan 2 hingga 3 ton buah pepaya California yang matang.

Kualitas buahnya pun tak perlu diragukan. Pasalnya, buah ini punya rasa yang manis berpadu dengan gurih dan lembutnya daging buah pepaya ini. Aromanya pun juga terhitung wangi, serta tida beraroma kotoran seperti pepaya pada umumnya.

Bila ingin mendapatkan sejumlah keunggulan tersebut, Anda harus melakukan budidaya pepaya satu ini. Budidaya pepaya California sendiri harus dilakukan sejumlah cara. Lantas, apa saja cara-cara tersebut? Simak pembahasannya sebagai berikut ini!

Lakukanlah Pembibitan

Cara budidaya pepaya California yang pertama dan harus dilakukan adalah pembibitan. Cara ini dilakukan dengan mengambil dan memilih biji pepaya California dari buahnya terlebih dulu. Usahakan buah pepayanya harus dalam keadaan sehat dan matang di pohon. Setelah itu, Anda harus melakukan sejumlah langkah lain, yaitu:

  • Rendamlah biji-biji tersebut di dalam air selama kurang lebih semalaman. Selama direndam,
  • Pada keesokan harinya, Anda akan melihat beberapa biji yang tenggelam, dan beberapa lainnya mengambang. Ambilah biji-biji yang tenggelam dan buanglah yang mengembang bersama dengan air rendaman biji. Biji-biji yang tenggelam tersebutlah yang akan menjadi benih pepaya California.
  • Peramlah biji yang terpilih itu dengan kertas koran atau kain basah selama seminggu.
  • Siapkanlah beberapa polybag dan masukanlah tanah ke dalamnya. Campurlah dengan pupuk kompos dengan perbandingan 2:1.
  • Setelah seminggu, keluarkanlah biji-biji yang telah Anda peram itu, lalu masukanlah ke tanah yang ada di
  • Letakanlah polybag yang telah ditanami biji tersebut di tempat yang terkena sinar matahari.
  • Rawatlah hingga benih berusia 1 hingga 1,5 bulan.

Belilah Benih atau Bibit Pepaya California

Cara budidaya pepaya California ini merupakan alternatif dari cara pertama. Jadi, bila Anda enggan melakukan pembibitan sendiri, Anda bisa membeli benih atau bibit yang sudah jadi. Bibit pepaya California sendiri bisa ditemukan di mana saja, salah satunya di situs www.jualbibitpepaya.com. Selain mendapatkan bibit California berkualitas, Anda juga akan mendapat konsultasi budidaya bibit gratis bila membelii bibit dari situs tersebut.

Persiapkanlah Lahan untuk Benih atau Bibit Pepaya California

Selama menunggu benih bertumbuh atau sebelum membeli bibit, Anda bisa melakukan cara budidaya pepaya California satu ini. Adapun langkah untuk melakukan cara ini sendiri adalah:

  • Gunakanlah lahan yang tanahnya gembur, lalu cangkuli tanah gembur tersebut secara bolak-balik. Hal itu dilakukan guna menetralkan unsur hara di dalam tanah gembur tersebut.
  • Bersihkanlah lahan bila ada rumput liar ataupun gulma.
  • Buatlah bedengan di atas lahan. Langkah ini dilakukan bila benih pepaya California yang ditanam lumayan banyak.
  • Buatlah lubang pada tanah lahan sebesar 50 cm dengan jarak 2,5 x 2,5 m di tiap lubangnya.
  • Setelah jadi, timbunlah lubang dengan tanah yang telah dicampur pupuk kandang atau pupuk kompos. Usahakan lubang tersebut tidak tertutupi sepenuhnya. Sesudah itu, alirilah lubang dengan air bersih secukupnya.

Ada sejumlah tips dalam melakukan cara budidaya pepaya California ini. Pastikan lahan yang dipakai merupakan lahan dataran rendah atau tinggi yang mencapai ketinggial 700 mdpl. Selain itu, pastikan pula suhu di sekitar lahan mencapai 25 hingga 30 derajat celcius.

Bila lahan yang dipakai ternyata bekas tanah urug, maka segeralah singkirkan benda-benda yang mengganggu dari laha tersebutt, seperti: batu bata; kerikil; dan pecahan batu bata. Sesudah itu, lubangilah tanah lahan dengan lubang sebesar 400 hingga 50 cm. kemudian, barulah sejumlah langkah pemupukan dan pengairan lubang yang sudah disebutkan di atas.

Tanamlah Benih yang Sudah Siap Ditanam

Setelah benih berusia 1 – 1,5 bulan dan lahan selesai dibuat, kini saatnya Anda melakukan cara budidaya satu ini. Menanam benih sendiri dilakukan cara dengan menanamkan benih ke lubang yang telah Anda buat sebelumnya. Tiap lubang harus diisi oleh satu benih saja. Penanaman sendiri bisa dilakukan di pagi atau sore hari. Namun, alangkah bagusnya bila dilakukan di waktu sore. Pasalnya, waktu tersebut merupakan waktu paling bagus untuk menanam benih pepaya California.

Peliharalah Benih yang Telah Ditanam

Seusai benih ditanam, lakukanlah cara ini secara berkala. Cara ini sangat penting dilakukan agar benih dapat bertumbuh dengan baik, dan bisa menghasilkan buah pepaya California yang baik pula. Cara memelihara benih sendiri dilakukan dengan sejumlah langkah, yaitu:

  • Lakukanlah penyiraman dengan volume air yang sedang. Hal ini dilakukan agar benih tidap dibanjiri air yang bisa merusak benih dan memengaruhi kualitas buahnya nanti.
  • Berilah benih pupuk kandang sebanyak 40 kg di tiap benihnya. Pemberian jenis pupuk tersebut hanya dilakukan di minggu pertama saja.
  • Pada minggu kedua, berilah benih pupuk NPK sebanyak dua ratus gram di tiap benihnya.
  • Untuk selanjutnya, Anda hanya perlu melakukan pemupukan selama 3 bulan sekali, dengan menggunakan 500 gr pupuk NPK yang telah dicampur dengan 40 kg puupuk kandang.
  • Bila benih sudah besar dan berbuah, tambahkanlah pupuk KCI pada campuran pupuk yang Anda pakai untuk pohon pepaya tersebut.
  • Bila terdapat tuna atau dahan pohon yang mengganggu, segera pangkaslah dahan atau tunas tersebut. Hal ini dilakukan agar pertumbuhan benih pepaya California tidak terganggu.

Panenlah Buah Pepaya California Anda

Jika saatnya telah tiba, maka panenlah buah pepaya California dari phon di lahan Anda. Pemanenan sendiri baru bisa dilakukan bila buah pepaya sudah mencapai usia 7 – 9 bulan. Salah satu ciri yang menandakan matangnya buah pepaya ini adalah kulit buahnya yang telah berwarna kuning.

Memanen buah pepaya California sendiri cukup mudah. Caranya, Anda hanya perlu memotong tangkai buah pepaya ini yang masih menempel di pohon. Pemanenan sendiri bisa dilakukan sebanyak 4 kali dalam kurun waktu sebulan.

Dengan melakukan berbagai cara di atas, Anda diharapkan bisa melakukan budidaya pepaya California dengan baik. Dengan melakukan budidaya pepaya California yang baik, Anda pun bisa mendapatkan buah pepaya California yang baik dan berkualitas, sehingga Anda bisa mengkonsumi buah tersebut atau bisa menjualnya dengan harga yang bersaing.