Jualbibitpepaya – Benih pepaya Bangkok merupakan salah satu varian benih pepaya. Varian benih ini punya keunggulan dari buah yang dihasilkannya. Buah dari benih ini punya ukuran yang besar dan manis rasanya.

Buahnya sendiri banyak dijual dan diminati di pasaran. Tak hanya diminati konsumen umum, buah pepaya ini juga diminati oleh pelaku perusahaan kosmetik. Hal ini dikarenakan buah tersebut sering dijadikan bahan untuk kosmetik yang mereka buat.

Untuk mendapatkan keunggulan tersebut, tentunya Anda harus membudidayakan varian benih satu ini. Untuk membudidayakan benih ini, Anda harus melakukan sejumlah cara. Berikut ini terdapat beberapa cara membudidayakan varian jenis benih pepaya ini. Cara-cara tersebut adalah sebagai berikut ini!

Pilihlah Area Lahan yang Tepat

Benih pepaya Bangkok akan tumbuh maksimal bila ditanam di lahan yang tepat. Oleh karenanya, pilihlah area lahan yang tepat bila hendak membudidayakan benih satu ini. Adapun area lahan yang dipilih harrus berada di dataran rendah atau tinggi dengan ketinggian 700 hingga 1.000 mdpl.

Tak sampai di situ, pastikan area lahan punya curah hujan sekitar 1.000 hingga 2.000 mm per tahun. Pastikan suhu di sekitarnya berada dalam kadar 22 – 26 derajat celcius, serta punya kelembaban sebesar 40 %. Pastikan pula hembusan angin di area lahan tidak terlalu tinggi, agar angin tidak menghempaskan benih pepaya ini.

Lakukanlah Pembibitan

Setelah memilih area lahan, cara selanjutnya yang harus dilakukan adalah pembibitan. Pembibitan dilakukan dengan terlebih dulu benih yang ditanam. Benih pepaya Bangkok sendiri bisa dibuat sendiri atau membeli benih yang sudah jadi.

Bila hendak membuat benih sendiri, pastikan benih berasal dari biji buah pepaya Bangkok yang segar dan matang. Bila hendak membeli benih yang sudah jadi, Anda bisa membelinya di berbagai tempat, salah satunya di www.jualbibitpepaya.com. Selain bibitnya berkualitas, Anda pun bisa mendapatkan konsultasi gratis bila membeli benih pepaya Bangkok di situs tersebut.

Setelah benih dibuat atau dibeli, maka tanamlah benih pada wadah pembibitan, yaitu polybag berukuran 20 x 15 cm. wadah tersebut sebelumnya harus diisi dengan campuran dua ember tanah dan seember pupuk kandang yang diayak, lalu ditambahkan dengan 50 gram TSP dan 30 gram Natural Glio.

Persiapkanlah Lahan yang Hendak Dipakai

Sembari menunggu benih tumbuh, Anda bisa mempersiapkan dulu lahan yang telah dpilih, caranya adalah terlebih dahulu membersihkan lahan dari rumput, semak, atau kotoran lain hingga bersih. Setelah itu gemburkanlah tanah dengan cara dicangkul secara berkala.

Seusai dibersihkan dan digembur, langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah menyiapkan bedengan di atas lahan. Caranya sendiri adalah dengan membentuk lahan menjadi bedengan dengan ukuran panjang seperlunya; lebar 2 atau 2,5 meter; dan tinggi 20 atau 30 cm. Berilah jarak pada tiap bedengan sejauh 60 cm. kemudian, buat lubang di atas bedengan dengan ukuran lubang sebesar 60 x 60 x40 cm. Isilah lubang dengan campuran tanah dan 3 toples pupuk kandang yang telah matang, dan kemudian dibiarkan hingga 2 atau 3 hari.

Tanamlah dan Rawatlah Benih Pepaya Bangkok

Setelah lewat dua atau tiga hari, kini tiba saatnya penanaman. Cara ini dilakukan dengan menanamkan benih ke dalam lubang yang telah disediakan sebelumnya. Sebelum ditanam, terlebih dulu gali sedikit tanah yang ada di lubang tersebut.

Sesudah benih di tanam, Anda diharuskan untuk melakukan pemeliharaan benih. Pemeliharaan bisa dilakukan dengan tiga cara, yaitu penyulaman, penyiangan, dan pemupukan.

Penyulaman dilakukan dengan menyulam benih saat benih telah menjadi tanaman berbgunga. Sementara itu, penyiangan dilakukan dengan menyiangi rumput liar di sekitar benih. Penyiangan sendiri dapat dilakukan kapan saja tanpa jangka waktu tertentu.

Adapun pemeliharaan dengan pemupukan dilakukan dengan pemberian pupuk kandang secara berkala. Pupuk kandang dipilih karena lebih organik dan mampu memberi nutrisi alami pada benih pepaya Bangkok.

Panenlah Hasil dari Benih Pepaya Bangkok yang Anda Tanam

Cara terakhir dalam membudidayakan benih pepaya Bangkok tentu saja adalah memanen. Panen buah dari benih pepaya Bangkok sendiri bisa dilakukan bila benih telah menjadi pohon berusia 9 bulan.

Ciri tibanya masa panen benih ini sendiri adalah kulit buahnya yang sudah mulai menguning. Bila hendak memanen buah dari benih ini, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan songgo yang terbuat dari bambu, dan di bagian ujungnya diberi keranjang. Keranjang tersebut fungsinya adlaah agar buah tidak terjatuh saat hendak dipanen. Panen buah pepaya Bangkok sendiri bisa dilakukan selama 10 hari sekali atau 3 kali dalam sebulan.

Beberapa Tips Penting

Ada sejumlah tips yang harus Anda lakukan, bila tengah melakukan budidaya terhadap benih pepaya Bangkok. Adapun sejumlah tips tersebut adalah:

  • Bila hendak memindahkan benih ke lahan, pastikan proses tersebut dilakukan di kala musim hujan baru tiba. Hal itu dilakukan agar nantinya benih mendapatkan curah hujan yang cukup.
  • Siramilah benih dengan air secukupnya. Hal ini dilakukan karena benih pepaya Bangkok tidak bisa menampung banyak air sehingga nantinya akan menimbuulkan genangan air di sekitar benih.
  • Untuk mengantisipasi genangan air di sekitar bbenih, Anda diharuskan membuat saluran irigasi di sekitar lahan. Hal itu dilakuukan agar nantinya genangan air bisa dialirkan ke saluran irigasi tersebut.
  • Benih pepaya Bangkok sangatlah rentan terhadap hama. Salah satunya adalah tungau. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Anda harus menyemprotkan benih dengan Natural BVR atau Pestona secara berkala.
  • Selain hama, benih juga rentan terhadap penyakit tanaman. Untuk mengatasi hal itu, Anda harus melakukan perawatan terhadaplahan Anda. Perawatan sendiri dilakukan dengan cara membersihkan lahan secara rutin, dan memberikan Natural Glio ke benih-benih yang ditanam.
  • Janganlah Anda memakai lahan yang sudah ditanami benih pepaya sebelumnya. Jika itu dilakukan, benih pepaya Bangkok yang Anda tanam nanti akan diserang oleh cacing gilig. Cacing tersebut akan membuat daun pepaya Bangkok menjadi kuning, layu, dan mati.
  • Bila terpaksa menanam di lahan bekas pohon pepaya lain, maka Anda harus menyiramkan Pestina ke lahan tersebut, terutama di bagian lubangnya. Hal itu untuk menghindari serangan cacing gilig terhadap benih pepaya Bangkok yang akan Anda tanam nanti.
  • Saat memilih lahan, pastikan tanah lahan yang dipilih mempunyai humus di dalamnya. Tanah yang berhumus dapat membantu benih pepaya Bangkok bertumbuh dengan baik.

Demikianlah sejumlah cara dan tips membudidayakan sebuah benih pepaya Bangkok. Dengan melakukan cara dan tips di atas, diharapkan Anda bisa membudidayakan benih pepaya Bangkok dengan baik. dengan begitu, Anda pun bisa mendapatkan hasil dari budidaya tersebut, yaitu buah pepaya Bangkok yang berukuran manis dan besar.

Jika Anda tertarik untuk membudidayakan varan benih pepaya ini, Anda bisa terlebih dulu membeli benihnya di www.jualbibitpepaya.com. Selain terjangkau, benih pepaya Bangkok di situs tersebut juga berkualitas baik.